Penghargaan IEEA

Penghargaan IEEA

Pada tahun 2015, SD Muhammadiyah 26 Keputih, Kecamatan Sukolilo telah mendapatkan Akreditasi A dengan nilai....... Baca selengkapnya »

Sinergitas Tanpa Batas

Sinergitas Tanpa Batas

Dalam perkembangan terkini, banyak instansi Pemerintah yang sudah melek informasi untuk mempublikasikan kegiatan. Baca selengkapnya »

Putri yang Berpijak Diatas Bumi

Putri yang Berpijak Diatas Bumi

Persiapan SD Muhammadiyah 26 Surabaya jelang menghadapi Usek (Ujian Sekolah) pada Mei 2016 telah berjalan maksimal Baca selengkapnya »

Belajar sambil Bermain

Belajar sambil Bermain

Jika menginginkan hasil belajar siswa lebih maksimal, Sekolah harus menerapkan inovasi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Baca selengkapnya »

Hore…..Tim HW Juara

Hore…..Tim HW Juara

Tim Putra dan Putri HW (Hizbul Wathan) merengkuh juara. Prestasi terbaik dalam Lomba Tingkat II (LT) se-Kecamatan Sukolilo tentu membanggakan SD Muhammadiyah 26 Baca selengkapnya »

Unjuk Gigi Keberbakatan Siswa

Unjuk Gigi Keberbakatan Siswa

PCM (Pengurus Cabang Muhammadiyah) Sukolilo punya gawe besar. Pelaksanaan Musyawarah Cabang (Musycab) ke 10 untuk memilih Ketua PCM Sukolilo dan ‘Aisyiyah yang baru disentralkan di SD Muhammadiyah 26 Surabaya. Baca selengkapnya »

Meniru Pengembangan Sekolah Lain

Meniru Pengembangan Sekolah Lain

Dalam mengembangkan Sekolah untuk maju, langkah meniru yang positif dari sekolah lain sangat dianjurkan. Dengan proses panjang mengembangkan sekolah yang maju, SD Muhammadiyah 26 Surabaya juga melakukan hal yang sama. Baca selengkapnya »

Haru Biru Pelepasan Siswa

Haru Biru Pelepasan Siswa

Perasaan sebanyak 60 anak didik Kelas 6 SD Muhammadiyah 26 Surabaya begitu plong setelah melaksanakan Ujian Sekolah. Namun, ditengah penantian hasil usek, para siswa SD yang dipimpin Hervit Ananta Vidada, S.Pd ini sangat sedih saat momen pelepasan siswa. Baca selengkapnya »

Sekolah Kebangsaan (P) Methodist 2 malaka-malaysia terkesima

Sekolah Kebangsaan (P) Methodist 2 malaka-malaysia terkesima

Kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhajir Effendi yang menggagas sistem Pendidikan ‘full day school’ direspon positif beragam SD – SMP Negeri dan Swasta. Baca selengkapnya »

 

Persembahan Terakhir Duet Pendekar M26

 
SD Muhammadiyah 26 Surabaya kembali mengukir prestasi di bidang olahraga. Dua siswi kelas 6, Moch Masruqin dan Dhea Shafira Yasmin menyabet Juara 1 dan juara 3 Kejuaraan Tapak Suci Airlangga National Championship, pada Jum’at (03/11/2017) yang berlangsung di Auditorium Kampus C, Universitas Airlangga, Surabaya. Prestasi duet pendekar kebanggaan SD berbranding Faith, Health, Science, Skill and Character ini melengkapi gemilang prestasi tim Tapak Suci sebelumnya. 
Di kejuaraan ini, siswi kelas 6A, Ruqin dan Fira (kelas 6C), sama-sama bertanding di kategori C.  Dengan masa persiapan dua minggu, mereka berlatih intensif sebanyak delapan kali. Pengorbanan fokus dan kosentrasi sebelum bertanding terbayar lunas dengan prestasi terbaik.
 
Selama masuk tim Tapak Suci SDM 26 Surabaya, Ruqin sudah bertanding di kejuaraan tapak suci diantara kejuaraan Tapak Suci Arts dan Sport MBA Spartans, Smamda Cup, dan Airlangga National Championship 2017 berujung prestasi manis.
 
“Alhamdulillah, dari kejuaran yang pernah di ikuti, Saya pernah meriah Juara 3 kejuaraan Tapak Suci Arts dan Sport MBA Spartans dan Juara 1 kejuaraan Airlangga National Championship 2017 ini,” kata putra dari pasangan Moch Ans dan Siti Fatimah.
 
Namun, hal yang berbeda diperoleh Fira, Kejuaraan Tapak Suci ini merupakan event pertama kali yang sukses mennggondol juara 3. “Selama menjadi tim Tapak Suci SDM 26 Surabaya, saya bertanding dua kali di kejuaraan. Syukur di kejuaraan ini, saya bisa berprestasi,” ujar Putri dari pasangan H. Drs Abu Bakar – Hj Sudaryanti. 
 
Bagi SD berlokasi di kawasan KH Ahmad Dahlan no 2, Kelurahan Keputih, Kecamatan Sukolilo, Ruqin dan Fira merupakan para pendekar yang diandalkan. Namun, kejuaraan Tapak Suci Airlangga National Championship merupakan event terakhir yang di ikuti.
 
“Ruqin dan Fira merupakan anak didik kelas 6. Mereka harus segera mempersiapkan fokus dan kosentrasi utama belajar sebelum ujian nasional,” urai Waka Kesiswaan, Indra Bagus Lesmana.
 
Meski, prestasi di Kejuaraan Tapak Suci ini adalah event terakhir, kedua pendekar M26 ini menyatakan akan ada regenerasi yang muncul. “Semoga adik-adik kelas di SDM 26 Surabaya tetap semangat berlatih dan bisa meraih prestasi,” tutur Ruqin yang diamini Fira.
 
Selama “jeda” bertanding, Ruqin dan Fira sepakat ke depannya ingin menggapai keinginan yang sama. “Kami ingin jadi atlet Silat skala nasional dan internasional,” ungkap kedua pendekar yang sama-sama mengidolai tim pelatih TS M26 Surabaya
 
Mereka berjanji usai Ujian Sekolah, pasti akan kembali turun bertanding. Bagi kedua pendekar M26, Tapak Suci bukan sekedar olahraga belaka. “Tapak Suci itu. Olahraga seni yang bisa melindungi diri dari kejahatan, juga dapat menunjukan ketangguhan saat bertarung dengan lawan yang bisa mencapai prestasi. (*/LGS)

Leave a Reply